ABSTRAKSulawesi tenggara menjadi sasaran penambangan oleh investor asing, beberapa tenaga ahli dalam pabrik tersebut cukupjarang dijumpai berasal dari daerah Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu Universitas Halu Oleo sebagai salah satuUniversitas Negeri di Sulawesi Tenggara, memiliki tugas untuk membangun Fakultas Ilmu dan Teknologi KebumianUniversitas Halu Oleo, dimana terdapat beberapa jurusan di dalamnya seperti Teknik Pertambangan, Geologi, Geofisikadan Geografi. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITK) merupakan salah satu cabang dari ilmu teknik yangberfokus pada ilmu tentang eksplorasi dan eksploitasi bahan galian/sumber daya mineral seperti emas, perak, alumunium,besi, dan sebagainya, serta batu bara. Pada program studi Ilmu Teknologi dan Kebumian akan mempelajari prosespertambangan yang terdiri dari kegiatan penyelidikan umum (prospeksi), eksplorasi penambangan, pengolahan bahantambang (eksploitasi), pengangkutan, sampai dengan pemasaran hasil tambang. Berdasarkan permasalahan yang telahdisebutkan sebelumnya, maka penulis sebagai mahasiswa Arsitektur Universitas Halu Oleo berinisiatif mengambil judulTugas Akhir “Perencanaan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian dengan pendekatan arsitektur bioklimatik†penggunaankonsep ini menyesuaikan pada iklim Tropis. Maka diperlukannya bangunan yang mampu berdaptasi dengan lingkungantropis dan mampu memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitarnya. Pendekatan Bioklimatik yang diterapkan padarancangan dapat dilihat dari beberapa hal. Pengolahan tapak yang dilakukan dengan mempertimbangkan aspek iklim,Orientasi bangunan yang meminimalisir terpaparnya sisi bangunan terpanjang oleh sinar matahari, Bentuk dasar bangunanyang mengoptimalkan ruang terbuka hijau dan biru, menimbulkan ambiguitas antara ruang dalam dan ruang luar, danProgram ruang terkait kebutuhan dan hubungan antar ruang telah dianalisis dengan baik.Kata kunci : Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ,Bioklimatik, Universitas Halu OleoABSTRACTSoutheast Sulawesi was the target of mining by foreign investors, quite a few experts in the plant were found originatingfrom the Southeast Sulawesi region. Therefore, Halu Oleo University as one of the State Universities in Southeast Sulawesi,has the task of establishing the Halu Oleo University Faculty of Science and Technology, where there are severaldepartments in it such as Mining, Geology, Geophysics and Geography. The Faculty of Earth Sciences and Technology(FITK) is a branch of engineering that focuses on the science of exploration and exploitation of minerals / mineralresources such as gold, silver, aluminum, iron, etc., and coal. The Technology and Earth Sciences study program will studythe mining process which consists of general investigation (prospecting), mining exploration, mining (exploitation),transportation, and marketing of mining products. Based on the problems mentioned earlier, the writer as a student ofUniversity Architecture Halu Oleo took the initiative to take the title of Final Project "Planning of the The Faculty of EarthSciences and Technology with a bioclimatic architecture approach" the use of this concept adapts to the Tropical climate.So the building is needed to be able to adapt to the tropical environment and be able to utilize the resources around it. TheBioclimatic approach applied to the design can be seen from several things. Site processing is carried out by consideringclimate aspects, building orientation that minimizes exposure to the longest side of the building by sunlight, the basic formof building that optimizes green and blue open spaces, giving rise to ambiguity between inner and outer space, and spaceprograms related to space needs and relationships has been analyzed properly.Keywords : Faculty of science and Techlonogy of Geology, Bioclimatic, Halu Oleo University