Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. F DI KLINIK UTAMA LESTARI TEMBILAHAN TAHUN 2023 Dinariani, Ofia; Raniwati, Linda
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Vol 7 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN HUSADA GEMILANG
Publisher : STIKES HUSADA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asuhan komprehensif adalah asuhan yang diberikan bidan mulai kehamilan, persalinan, BBL, nifas sampai KB bertujuan untuk memberikan pelayanan secara Continuity Of Care untuk mencegah terjadinya komplikasi. Adapun tujuan asuhan ini untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. F di Klinik Utama Lestari Tembilahan Tahun 2023. Metode asuhan menggunakan rancangan manajemen kebidanan dengan alur pikir varney dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP, di Klinik Utama Lestari tanggal 29 Mei-18 Juli 2023, dilakukan pengumpulan data melalui anamnesa, observasi, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Hasil asuhan didapatkan pada kehamilan terdapat kesenjangan mengenai kunjungan ANC yang hanya dilakukan 3 kali, keadaan ibu yang mengalami anemia ringan serta tidak dilakukan akupresure. Asuhan persalinan terdapat kesenjangan karena tidak dilakukan akupresure pada persalinan kala I. Asuhan Bayi Baru Lahir, nifas dan KB berjalan normal. Diharapkan ibu dapat menambah pengetahuan sehingga bisa meminimalisir resiko mulai dari kehamilan sampai KB, bagi penolong baik bidan maupun mahasiswa diharapkan mampu menambah pengetahuan dalam meningkatkan mutu pelayanan sehingga asuhan yang diberikan sesuai dengan teori dan bisa dijadikan referensi ke pustakaan di STIKes Husada Gemilang.   Comprehensive care is care provided by midwives starting from pregnancy, childbirth, BBL, postpartum to family planning aims to provide services in Continuity Of Care to prevent complications. The purpose of this care is to provide comprehensive midwifery care to Mrs. F at the Lestari Tembilahan Main Clinic in 2023. The care method uses midwifery management design with Varney's mindset and is documented in the form of SOAP, at the Utama Lestari Clinic on May 29-July 18, 2023, data collection is carried out through history, observation, physical examination and supporting examinations. The results of care obtained in pregnancy there is a gap regarding ANC visits which are only done 3 times, the condition of mothers who have mild anemia and not acupressure. Childbirth care has a gap because acupressure is not carried out in labor when I. Newborn care, postpartum and birth control run normally. It is hoped that mothers can increase knowledge so that they can minimize risks ranging from pregnancy to birth control, for helpers both midwives and students are expected to be able to increase knowledge in improving the quality of services so that the care provided is in accordance with theory and can be used as a reference to the literature at STIKes Husada Gemilang.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.R DI KLINIK PRATAMA KAYU JATI TEMBILAHAN TAHUN 2022 Anisa, Anisa; Ernawati, Ernawati; Raniwati, Linda
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Vol 7 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN HUSADA GEMILANG
Publisher : STIKES HUSADA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61129/jkhg.v7i2.106

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif merupakan asuhan yang mencakup pemeriksaan secara berkala dari kehamilan, persalinan, nifas,dan bayi baru lahir. Data Klinik Pratama Kayu Jati tahun 2021 jumlah ibu hamil 44 orang, bersalin 4 orang, bayi baru lahir 4 orang, nifas 4 orang, neonatus 4 orang, akseptor KB 39 orang dan tidak ada menyumbang AKI dan AKB. Bertujuan untuk melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif dengan metode pendekatan manajemen kebidanan dengan pola fikir varney yang dituangkan dalam bentuk SOAP. Asuhan dilaksanakan bulan Maret sampai April Di Klinik Pratama Kayu Jati Tembilahan Tahun 2022. Subjek asuhan adalah Ny. R Umur 25 Tahun G3P1A1H1. Pada asuhan ANC sesuai standart 10T. INC pada kala I berlangsung selama 23 jam 30 menit terjadi kala I memanjang serta terdapat kesenjangan yaitu pemasangan infus. kala II berlangsung selama 15 menit, kala III berlangsung selama 7 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam, terdapat ruptur jalan lahir derajat II. Bayi lahir spontan, berat badan 3000 gr, panjang badan 46 cm dan dilakukan kunjungan neonatus sebanyak 3 kali. Masa nifas normal tidak ada penyulit, dilakukan kunjungan 4 kali dan asuhan keluarga berencana memilih suntik 3 bulan sebagai alat kontrasepsinya. Maka dapat disimpulkan bahwa asuhan komprehensif yang diberikan pada Ny.R sudah memenuhi standar. Comprehensive midwifery care is care that includes periodic check-ups of pregnancy, childbirth, postpartum, and newborns. Data from the Pratama Kayu Jati Clinic in 2021 shows that the number of pregnant women is 44 people, 4 people are giving birth, 4 people are newborns, 4 people are postpartum, 4 people are neonates, 39 people are acceptors of birth control and none contribute to the maternal mortality rate and infant mortality rate. It aims to carry out comprehensive midwifery care with a midwifery management approach method with a varney mindset expressed in the form of SOAP. The care will be carried out from March to April at the Tembilahan Wood Primary Clinic in 2022. The subject of the care is Mrs. R Age 25 years G3P1A1H1. In ANC care according to the 10T. INC standard in phase I lasts for 23 hours and 30 minutes, phase I occurs longitudinally and there is a gap, namely the installation of infusions. Phase II lasts for 15 minutes, Phase III lasts for 7 minutes, and Phase IV lasts for 2 hours, there is a grade II birth canal rupture. The baby was born spontaneously, weighed 3000 grams, had a body length of 46 cm and was visited by neonates 3 times. During the normal postpartum period, there were no complications, 4 visits were made and the family planned to choose 3-month injections as the contraceptive device. So it can be concluded that the comprehensive care provided to Mrs. R has met the standards.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GIZI KURANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSTU PEKAN ARBA TEMBILAHAN Erlina Asrita Sari, Dewi; Eka Safitri, Fitria; Indah Sari, Nurul; Harianis, Sandra; Rita Sari, Mia; Raniwati, Linda; Verena Puspa Rini, Ana
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Vol 8 No 2 (2025): JURNAL KESEHATAN HUSADA GEMILANG
Publisher : STIKES HUSADA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61129/jkhg.v8i2.129

Abstract

Malnutrition in toddlers, has a negative impact on physical and mental growth, reduces endurance, affects intelligence, decreased cognitive abilities, decreased productivity of children, causing loss of healthy life, even causing disability, increasing morbidity and mortality. Riau ranks seventeenth of 34 provinces with a nutritional prevalence less than the national prevalence rate of around 15%. This study aims to determine the factors that influence malnutrition in children under five in the working area of Pustu Pekan Arba Tembilahan. The research design is qualitative descriptive. The population in this study consisted of the main informants namely mothers who have children under five with malnutrition and key informants, namely all the closest families and related health workers. The sample consisted of 17 people (8 mothers of toddlers, 8 closest family members and 1 health worker). Data collection techniques were carried out by indepth interviews. In analyzing data the researcher uses content analysis techniques. The results of the conclusions showed that nutritional intake, co-morbidities and infections, socioeconomic status, maternal education, maternal knowledge, breastfeeding and completeness of immunization affected malnutrition in children under five in the working area of Pustu Pekan Arba Tembilahan. It is hoped that research can add knowledge and references about the factors that influence malnutrition in toddlers. Gizi kurang pada balita, membawa dampak negatif terhadap pertumbuhan fisik maupun mental, menurunkan daya tahan tubuh, mempengaruhi kecerdasan, menurunnya kemampuan kognitif, menurunnya produktivitas anak, menyebabkan hilangnya masa hidup sehat, bahkan menimbulkan kecacatan, meningkatkan angka kesakitan serta angka kematian. Riau menempati urutan ketujuh belas dari 34 provinsi dengan prevalensi gizi kurang di atas angka prevalensi nasional yaitu sekitar 15%. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi gizi kurang pada balita di wilayah kerja Pustu Pekan Arba Tembilahan. Desain penelitian bersifat deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari informan utama yaitu ibu yang memiliki balita dengan gizi kurang dan informan kunci yaitu semua keluarga terdekat dan petugas kesehatan terkait. Sampel berjumlah 17 orang (8 orang ibu balita, 8 orang keluarga terdekat dan 1 orang petugas kesehatan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview). Dalam menganalisa data peneliti menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian yang menjadi simpulan menunjukkan bahwa asupan gizi, penyakit penyerta dan infeksi, status sosial ekonomi, pendidikan ibu, pengetahuan ibu, pemberian ASI dan kelengkapan imunisasi mempengaruhi gizi kurang pada balita di wilayah kerja Pustu Pekan Arba Tembilahan. Diharapkan penelitian dapat mengurangi angka kejadian gizi kurang dan menambah pengetahuan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi gizi kurang pada balita.