Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INVESTIGASI PENGETAHUAN SWAMEDIKASI MENGGUNAKAN ANALGETIKA PADA LANSIA DI KOTA BENGKULU Yona Harianti Putri; Reza Rahmawati; Dwi Dominica
JURNAL MEDIA KESEHATAN Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 15 No 1 Juni 2022
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jmk.v15i1.767

Abstract

Problems: Pain affects the lives of at least 10% of the world's population of about 60 million people. The Central Statistics Agency of Bengkulu Province said that in 2019 the response of the elderly to the health complaints they experienced in Bengkulu Province was self-medicating, outpatient treatment, and a combination of both. The Aim Of The Research: This study aimed to investigate the knowledge of self-medication using analgesics. Research Method: This descriptive observational study was performed on the elderly population in Bengkulu City. Data were collected by a researcher-made self-medication questionnaire. The total sample in this study was 400 respondents. The Result: The results obtained in this study were the elderly who did self-medication of analgesics were 51.5% women and 48.5% men. Conclusions: In this study regarding the level of self-medication knowledge, it was found that only 40% of the elderly knew the name of the drug, only 13.2% of the elderly knew the dose of the drug, and 6.2% of the elderly knew the side effects of the drug. Keywords: Elderly, Analgesic, Self-Medication
Pola Peresepan Obat Antidiare Pada Pasien Balita di Salah Satu Klinik Anak di Kota Bengkulu Nabila Zhavira; Yona Harianti Putri; Dwita Oktiarni
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v4i1.136

Abstract

Usia balita menjadi ladang angka kesakitan dan kematian akibat penyakit diare. Pengobatan diare dengan obat antidiare dalam resep dapat diperoleh dari fasilitas kesehatan seperti klinik khusus anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan obat antidiare pada pasien anak pada salah satu klinik di Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian observasional menggunakan rancangan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Total sampel yang digunakan yaitu 70 resep pasien diare yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan penelusuran data sekunder yaitu resep yang dikeluarkan oleh dokter di klinik. Hasil penelitian menunjukkan pasien balita yang menderita diare dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 52,86% dan laki-laki sebanyak 47,14%. Pada penelitian ini didapatkan 8 pola peresepan antidiare yang terdiri dari obat tunggal dan obat kombinasi diantaranya resep Zinc tunggal (20%), Probiotik tunggal (18,57%), Zinc dan Oralit (7,14%), Zinc dan Probiotik (12,85%), Oralit dan Probiotik (5,71%), Zinc, Oralit, dan Probiotik (25,71%), Zinc, Probiotik dan Antibiotik (5,71%), dan yang terakhir resep Zinc, Oralit, Probiotik, dan Antibiotik (4,28%). Resep dalam penelitian ini yang sesuai dengan guideline penatalaksanaan diare dari WHO sebanyak 57,13%, sedangkan sisanya sebanyak 42,87% resep tidak sesuai.
PENCEGAHAN RESISTENSI MELALUI SOSIALISASI BIJAK MENGGUNAKAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DI KAWASAN WISATA PANTAI PANJANG Wulandari, Septi; Komala Sari, Delia; Handayani, Dian; Pertiwi, Reza; Rahmawati, Reza; Yona Harianti Putri
Journal of Community Empowerment Vol. 1 No. 1 (2023): Inovasi dan Kolaborasi dalam Peningkatan Kapasitas Pendidikan, Teknologi, dan P
Publisher : UPP FKIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jacom.v1i1.26780

Abstract

Antibiotik merupakan obat golongan antimikroba yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri. Prevalensi penyakit infeksi yang tinggi, meningkatkan penggunaan antibiotik di masyarakat. Faktor penting yang menyebabkan tingginya angka resistensi antibiotik ialah penggunaan yang tidak rasional. Pengetahuan masyarakat tentang antibiotik yang minim, dapat memengaruhi sikap dan perilaku kesehatan, termasuk dalam penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Pengetahuan memiliki peran penting dalam membentuk kepercayaan dan sikap mengenai perilaku tertentu, termasuk perilaku dalam penggunaan antibiotik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai informasi penggunaan antibiotik kepada masyarakat umum dan mahasiswa/I S1 Farmasi. Metode yang digunakan pada kegiatan bakti sosial ini berupa webinar edukasi, diskusi dan tanya jawab dengan materi mengenai pemberian informasi penggunaan antibiotik. Peserta yang mengikuti kegiatan ini melakukan pengisian registrasi atau absensi terlebih dahulu, dilanjutkan acara inti yaitu penyampaian materi penyuluhan kepada masyarakat dan games. Diakhir acara juga ada pembagiaan hadiah yang diberikan kepada pemenang games.
EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA DAN CARA MENANGGULANGINYA Yona Harianti Putri; Delia Komala Sari; Rizki Oktarini; Hartadi, Ridwan; Lugastiningsih, Qori; Arisika; Khallissah Iz’zzah Aimar; Lia Ikhwan, Hikmah; Fatrisia Ananda, Liza; Salsabilah, Aliya
Andromeda: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia Vol. 5 No. 1 (2025): ANDROMEDA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/andromeda.v5i1.42131

Abstract

Community service activities entitled "Education on Prevention of Anemia in Adolescents and How to Overcome It at Madrasah Aliyah Pancasila" aims to improve students' understanding of anemia, including its causes, symptoms, impacts, and prevention and management steps. Anemia, especially iron deficiency anemia, is a common health problem in adolescents, especially adolescent girls, which is often caused by unhealthy diets and low awareness of the importance of iron intake. The impacts include decreased concentration in learning, fatigue, and the potential for long-term health problems. Therefore, early education is very important to increase awareness and form healthy living behaviors. This activity is carried out through interactive counseling methods, distribution of educational brochures, screening of short videos, and discussion and evaluation sessions to measure the effectiveness of participants' understanding. The material presented includes the importance of consuming nutritious foods, sources of iron, the benefits of blood-boosting tablets, and the importance of routine health checks. It is hoped that through this activity, students will be able to understand and apply steps to prevent and overcome anemia independently, so that a sustainable healthy lifestyle is formed in everyday life. Keywords: Anemia, Adolescents, Nutrition Education, Iron, Madrasah